Makna Terdalam Merah Putih Peninggalan Kerajaan Majapahit

Makna Terdalam Merah Putih Peninggalan Kerajaan Majapahit – Seperti yang anda semua tahu, bendera negara kita adalah merah putih. Warna dari bendera tersebut memiliki makna yang cukup dalam untuk akhirnya menjadi bendera yang kita banggakan dan berkibar di seluruh wilayah Indonesia saat ini. Makna yang sering kita dengar, warna merah artinya berani dan putih berarti suci. Kedua hal tersbut seakan menjadi sesuatu yang sudah tidak bisa lagi dipisahkan.
Selain itu, dalam filosofi jawa warna merah putih juga memiliki makna yang berbeda. Kedua warna tersebut sering digunakan saat perkawinan, selamatan kandungan bayi dan kegiatan adat lainnya. Dalam adat jawa, merah seperti warna gula jawa dan putih seperti warna nasi, dan keduanya merupakan bahan utama masakan yang ada di Indonesia terutama di pulau jawa.

Bendera Merah Putih Sebagai Bendera Kerajaan Majapahit

Tidak dapat dipungkiri bahwa kerajaan majapahit memang menjadi kerajaan yang memiliki peran penting bagi bangsa Indonesia. Banyak hal yang telah dilakukan oleh kerajaan tersebut yang akhirnya menjadi cikal bakal dari apa yang sudah kita lakukan saat ini sebagai warga negara Indonesia. Salah satu contohnya adalah bendera merah putih yang saat ini menjadi bendera kebangsaan kita, ternyata juga merupakan dua warna yang digunakan sebagai bendera kerajaan majapahit.
Pada masa kejayaannya, kerajaan majapahit selalu menggunakan bendera atau umbul-umbul yang berwarna merah putih. Ada juga masyarakat yang memaknai warna merah dan putih sebagai darah dan tulang yang telah menyatu di dalam raga kita. Sehingga kedua warna itu memang memiliki berbagai filosofi yang mendalam sejak jaman kerajaan majapahit dan bahkan sampai sekarang.
Pada jaman dahulu saat bangsa Austronesia yang menjadi bakal bangsa Indonesia, ada kepercayaan mengenai matahari dan bulan. Matahari dianggap sebagai lambing warna merh dan bulan lambing warna putih. Sehingga pada masa itu juga disebut dengan aditya (matahari) candra (bulan). Makna warna merah putih ternyata memang telah mendarah daging bagi bangsa Indonesia sejak jaman dahulu. Untuk bisa mendapatkan bendera dengan warna merah putih pun para pahlawan telah mengorbankan nyawanya sedemikian rupa untuk mencapai kemerdekaan yang sekarang bisa anda nikmati.
Salah satu peninggalan sejarah yaitu candi Borobudur yang telah dibangun sejak tahun 824 masehi ditemukan lukisan dengan tiga orang pengawal yang sedang membawa bendera yang berkibar terdapat pada relief di salah satu dindingnya. Relief tersebut memang menggambarkan tiga orang hulubalang yang sedang membawa umbul-umbul berwarna hitam putih yang diduga merupakan merah putih. Mengingat filosofi dalam untuk kedua warna itu yang dimiliki oleh masyarakat jawa.
Adanya tiga orang membawa bendera yang sedang berkibar itu, mungkin juga menjadi dasar dari tata cara pengibaran bendera yang dilakukan saat ini dimana ada tiga orang yang bertugas mengibarkan sang saka merah putih. Selain warna bendera merah putih, kerajaan majapahit juga meninggalkan persatuan nusantara dengan bhinneka tunggal ika. Hal tersebut ditegaskan oleh gajah mada dalam misinya menyatukan seluruh nusantara.
Akhirnya dalam melanjutkan misi gajah mada dalam menyatukan nusantara tentunya tanggung jawab tersebut akan turun menjadi berada di pundak kita bersama sebagai warga negara Indonesia. Tidak banyak yang bisa dilakukan selain menjaga persatuan negara dan berkibarnya bendera merah putih di negara kita tercinta. Kondisi tersebut tidak akan tercipta jika tidak ada lagi yang peduli tentang sesuatu yang nasionalisme. Sehingga kita harus bisa melanjutkan perjuangan kerajaan majapahit ini.

Baca Juga:  Sisa Peninggalan Kerajaan Majapahit Yang Masih Kokoh
Makna Terdalam Merah Putih Peninggalan Kerajaan Majapahit | admin | 4.5