Pengertian Fantasi

Apa yang dimaksud fantasi??

Mungkin sebagian dari Anda bertanya, apa itu fantasi? Apakah fantasi itu menyenangkan?? Bagaimana cara menciptakan fantasi?? 
Hari ini, fahri’s blogakan membahas semua hal tersebut. Pertama-tama saya jelaskan terlebih dahulu pengertian dari fantasi. Fantasi adalah daya untuk membentuk tanggapan-tanggapan baru berdasarkan tanggapan-tanggapan yang sudah ada. Tanggapan disini adalah kumpulan dari pengamatan yang Anda lihat. Sebagai contoh, Anda mungkin pernah melihat film Cinderella. Tanpa menonton film tersebut, mampukah Anda menceritakan cerita tersebut ke orang lain?? Jawabannya pasti mampu. Karena Anda telah mempunyai tanggapan. Tanggapan yang muncul bahwa Cinderella adalah seorang gadis yang anggun, dimana sepatu kacanya hilang dan ditemukan oleh sang pangeran. Dari tanggapan-tanggapan yang sudah Anda dapat, mungkin Anda bisa berfantasi dalam pikiran Anda, bahwa Cinderella itu adalah pacar Anda, dan pangerannya adalah Anda. Bahkan jalan cerita/alur yang sebenarnya dari film Cinderella, bisa Anda ganti sesuai keiinginan Anda. Hal inilah disebut mengapa fantasi dapat membentuk tanggapan-tanggapan baru berdasarkan tanggapan lama atau yang sudah ada.

Macam-macam fantasi

1.Fantasi aktif, fantasi yang dikendalikan oleh pikiran dan kemauan. Contoh seorang perancang dan pelukis.
2.Fantasi pasif, Fantasi yang tidak dikendalikan, jadi seolah-olah orangnnya hanya pasif saja sehingga sebagai wadah tempat bermainnya tanggapan-tanggapan. Contoh: seorang yang sedang melamun.
Selanjutnya kedua macam fantasi tersebut, baik yang aktif maupun yang pasif dapat bersifat:
1.Mengabstraksikan – Fantasi bersifat mengabstraksikan kalau dalam berfantasi itu ada bagian-bagian yang dihilangkan. Contoh: Tanggapan lapangan tanpa rumput dan tanpa tumbuhan, maka terjadilah angan-angan padang pasir.
2.Mendetermintasikan– Fantasi ini lebih mengarah kepada sesuatu itu sudah ada semacam skema tertentu, lalu diisi dengan gambaran lain. Contoh: Gambar suara tuter mobil, tetapi diperbesar, maka terciptalah suara gauk kereta api, atau gambaran angan-angan lautan.
3.Mengkombinasikan – Fantasi ini menggabungkan  bagian dari tanggapan yang satu dengan tanggapan yang lain. Contoh: Tanggapan ular dikombinasikan dengan tubuh manusia, maka terciptalah gambaran tentang Medusa (orang yang mempunyai ular di kepalanya)

Pengertian Fantasi | Fahri Wijaya | 4.5