Sejarah Tato

Asal-usul Seni Tato

Tato adalah sebuah seni dimana seseorang membuat gambar-gambar unik dan menarik di bagian tubuhnya. Mungkin bagi laki-laki tato bisa dilambangkan sebagai lambang kejantanan dan keperkasaan. Tapi sudah tahukah anda sejarah dari tato tersebut??
Nah, sekarang saya ingin menceritakan sedikit mengapa tatto bisa ada di dunia ini ^^
Rajah atau tato dalam bahasa Inggris yang biasa kita sebut “tatto”, sebenarnya berasal dari kata tatau yang berasal dari bahasa Tahiti yang berarti “memberi tanda atau menandakan sesuatu”.
Keberadaan merajah tubuh di dalam kebudayaan dunia sudah sangat lama ada dan dapat dijumpai di seluruh sudut dunia. Menurut sejarah, ternyata rajah tubuh sudah dilakukan sejak 3000 tahun SM (sebelum Masehi). Tato ditemukan untuk pertama kalinya pada sebuah mumi yang terdapat di Mesir. Dan konon hal itu dianggap yang menjadikan tato kemudian menyebar ke suku-suku di dunia, termasuk salah satunya suku Indian di Amerika Serikat dan Polinesia di Asia, lalu berkembang ke seluruh suku-suku dunia salah satunya suku Dayak di Kalimantan. Tato dibuat sebagai suatu symbol atau penanda, dapat memberikan suatu kebanggaan tersendiri bagi si empunya dan simbol keberanian dari si pemilik tato. Sejak masa pertama tato dibuat juga memiliki tujuan demikian. Tato dipercaya sebagai simbol keberuntungan, status sosial, kecantikan, kedewasaan, dan harga diri. (wikipedia)
Tatto itu berarti memasukkan pigmen ke dalam kulit. Dalam istilah teknis, rajah adalah implantasi pigmen mikro. Pigmen secara biologis yang membuat warna kulit kita hitam, putih, atau ada juga yang dinamakan sawo matang,dsb . Itulah sebabnya mengapa ttto sangat susah untuk dihilangkan, karena pigmennya sudah bergabung dengan kulit.
Tato dahulu sering dipakai oleh kalangan suku-suku terasing di suatu wilayah di dunia sebagai penandaan wilayah, derajat, pangkat, bahkan menandakan kesehatan seseorang.
Tato bisa dibuat pada kuliat manusia dan hewan. Umumnya pada kulit manusia sebagai bentuk modifikasi tubuh, sedangkan pada hewan umumnya sebagai indentifikasi.
Jenis-jenis tato pun sangat beragam, mulai dari tato dengan corak yang biasa, sampai dengan tato 3D. Bahkan sekarang juga sudah tato 4D. Berikut ini ada sedikit perbandingan tato dari masa ke masa

Sedikit tambahan buat para pembaca, mungkin ada yang bertanya, bagaimana cara membuat tato??
Ada berbagai cara dalam pembuatan tato. Ada yang menggunakan tulang binatang sebagai jarum seperti yang dapat dijumpai pada orang-orang Eskimo, Suku Dayak dengan duri pohon jeruk, dan ada pula yang menggunakan tembaga panas untuk mencetak gambar naga di kulit seperti yang sering kita temui. Sebenarnya rasa sakit pasti dialami ketika membuat tato di tubuh, namun karena nilai yang tinggi dari tato, dan harga diri yang didapatkan, maka rasa sakit itu tidak dianggap masalah. (wikipedia)
Sekian artikel saya tentang sejarah seni tato, jika anda ingin melihat koleksi tato di blog ini anda bisa langsung mengunjungi artikel saya yang berjudul >> 12 Tatto 3D Yang Paling Keren <<
Sejarah Tato | Fahri Wijaya | 4.5