Kehidupan Sigmund Freud

Sigmund Freud adalah seorang tokoh yang sangat terkenal dengan Teori Psikoanalisisnya. Dia dilaharikan di Morovia, pada tanggal 6 Mei 1856 dan meninggal di London pada tanggal 23 September 1939. Sigmund Freud adalah anak sulung dari keluarga Viena yang terdiri dari tiga laki-laki dan lima orang wanita. Dalam hidupnya, dia mempunyai ayah yang sangat otoriter, tapi orang tuanya tetap berusaha untuk memberikan motivasi kepada anaknya. Orang tua otoriter adalah orang tua yang kehendaknya harus dituruti dan tidak memberi kesempatan kepada anaknya untuk memberikan pendapat atau pun yang lainnya. Freud kawin dan mempunyai enam anak. Pada saat-saat akhir hidupnya dia terjangkit kanker pada tulang rahangnya dan sejak tahun 1923, dia mengalami pembedahan lebih dari tiga puluh kali dalam rangka memulihkan kondisinya. Meski begitu, dia tetap kerja dan beberapa karya penting bermunculan pada tahun-tahun berikutnya. Di tahun 1938 Nazi menduduki Austria dan si Sigmund Freud yang sudah berusia 82 tahun yang merupakan keturunan Yahudi itu dipaksa pergi ke London dan meninggal dunia di sana setahun sesudahnya.


Freud seorang mahasiswa yang pinter di sekolahnya, mendapatkan gelar sarjana kedokteran dari Universitas Wina tahun 1881. Selama sepuluh tahun berikutnya dia melakukan penyelidikan mendalam di bidang psikologi, Ada 2 orang yang sangat berpengaruh dalam kehidupan Freud yaitu, Charcot dan Josef Breuer. Dari Charcot, Freud banyak belajar mengenai teknik hipnosis. Ide dibalik terapi tersebut adalah tanpa sepengatahuan pasien, ada kekuatan psikologis di dalam pikiran yang menyebabkan dideritanya penyakit fisik. Dengan melepas ketegangan psikogis tersebut, maka tubuh akan terbebaskan. Akan tetapi, Freud menganggap teknik hipnosis tidak efektif pada banyak pasien dan sulit diterapkan. Akhirnya Freud terpengaruh oleh teknik asosiasi bebas oleh Josef Breuer. Teknik asosiasi bebas yaitu teknik menggali ketidaksadaran lewat kesadaran. Sebagai contoh dari teknik asosiasi bebas adalah pasien disuruh menceritakan semua permasalahan yang ada pada dirinya tanpa ada sensor.


5 Karya dari Sigmund Freud

1)   The Interpretation of Dreams (1900)

2)   The Psichopathology of Everiday Life(1901)

3)   General Introductory Lectures on Psichoanalysis(1917)

4)   New Introductory Lectures on Psichoanalysis(1933)

5)   An Outline of Psichoanalysis(1940)

Kehidupan Sigmund Freud | Fahri Wijaya | 4.5