Diabetes Menyebabkan Terganggunya Pendengaran

Wivrit.com – Diabetes mellitus, DM (bahasa Yunani: διαβαίνειν, diabaínein, tembus atau pancuran air) (bahasa Latin: mellitus, rasa manis) yang juga dikenal di Indonesia dengan istilah penyakit kencing manis adalah kelainan metabolik yang disebabkan oleh banyak faktor, dengan simtoma berupa hiperglikemia kronis dan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak dan protein, sebagai akibat dari:

§  defisiensi sekresi hormon insulin, aktivitas insulin, atau keduanya.

§  defisiensi transporter glukosa.
§  atau keduanya.
Penyakit Diabetes dikenal sejak lama sebagai penyakit yang dapat menyebabkan beragam penyakit lain, seperti ginjal, penyakit jantung, hingga kerusakan saraf. Sekelompok peneliti di Jepang mengatakan, diabetes juga bisa menyebabkan masalah pendengaran. Laporan yang dipublikasikan dalam Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism mengatakan, anak-anak dengan masalah diabetes lebih berisiko terkena masalah pendengaran dibandingkan orang dewasa, walaupun belum bisa dipastikan asalanya. Meta-analisis terkini juga mengatakan, kecenderungan masalah pendengaran pada pasien diabetes tidak terbatas usia, demikian yang disampaikan pemimpin penelitian ini, Chika Horikawa. Menurut Horikawa, kadar gula dalam darah yang tinggi bisa merusak pembuluh darah di sekitar telinga dan inilah penyebab yang bisa merusak pendengaran pada pasien diabetes.
Hasil penelitian ini didapat Horikawa setelah meneliti kembali hasil dari 13 penelitian terdahulu yang dipublikasikan antara 1977-2011. Studi tersebut meneliti 7.377 penderita diabetes dan 12.817 orang tanpa penyakit diabetes. Secara garis besar, Horikawa dan timnya menemukan, risiko penderita diabetes sekitar 2,15 kali lebih besar mengalami masalah pendengaran ketimbang bukan penderita diabetes. Steven Smith spesialis diabetes di Mayo Clinic, Rochester, Minnesota mengatakan, masalah pendengaran pada penderita diabetes semakin meningkat. Para ilmuwan masih ingin mendalami akar penyebab masalah ini dan juga melihat beragam faktor lainnya,seperti usia serta lingkungan tempat tinggal yang berisik.
Horikawa menekankan, hasil penelitian timnya menunjukkan pasien diabetes membutuhkan pemeriksaan kondisi pendengaran secara berkala. Hal yang membahayakan dari masalah pedengaran, bisa menyebabkan masalah depresi dan demensia.
Sekian artikel tentang hubungan antara diabetes dengan pendengaran,semoga bermanfaat ^^
Baca juga artikel lainnya juga yuk di bawah ini

1.  Kesehatan –  Bahaya dan Manfaat Air Putih Bagi Tubuh

2.Tutorial Blog – Cara yang Mudah Artikel Masuk Halaman Pertama Google

3.  Unik – 12 Tatto 3D yang Paling Keren di Dunia

Diabetes Menyebabkan Terganggunya Pendengaran | Fahri Wijaya | 4.5