Apakah Sebenarnya Korupsi Itu??

Pengertia dari Korupsi – Korupsi sudah menjadi perbincangan sehari-hari baik di media massa maupun elektronik. Akhirnya korupsi menjadi salah satu budaya di Indonesia. Virus korupsi sudah menyebar ke berbagai kalangan,mulai dari bawah sampai atas. Virus ini masih belum bisa dimusnahkan, dikarenakan tidak ada kesadaran dari setiap manusia yang melakukan korupsi. Bahkan,virus ini semakin ganas,sehingga mengakibatkan penyakit korupsi yang lebih kronis dan pada stadium yang sangat membahayakan.
Kata korupsi berasal dari bahasa latin ”Corruptio” atau Corruptor dan berasal dari bahasa latin yang lebih tua “Corrumpere”. Dari bahasa latin kemudian turun ke banyak bahasa Eropa seperti:

Inggris:      Corruption,corrupt
Perancis:    Corruption
Belanda:    Corruptie(korruptie)
Dari bahasa Belanda kemudian turun ke bahasa Indonesia “Korupsi” arti Harfiah adalah kebusukan, keburukan, kebejatan, ketidakjujuran dapat disuap, tidak bermoral, penyimpangan dari kesucian. Arti korupsi yang telah diterima dalam perbendaharaan kata bahasa Indonesia disimpulkan oleh Poerwodarminto dalam ilmu bahasa Indonesia “Korupsi ialah perbuatan yang buruk seperti penggelapan uang, penerimaan uang sogok, dan sebagainya. Di Maylasia tidak dipakai kata korupsi melainkan kata peraturan “Anti Kerakusan”. Korupsi dalam statistic kriminal bisa dilihat di Mabes Polri.
Orang yang melakukan tindakan korupsi disebut sebagai koruptor. Adapun ciri-ciri korupsi sebagai berikut,yaitu:
Suatu pengkhiatan terhadap sebuah kepercayaan.
·          
  • Penipuan terhadap badan pemerintah.
  • Dilakukan dengan rahasia.
  • Dengan sengaja melalaikan kepentingan umum untuk kepentingan khusus
  • Adanya kewajiban dan keuntungan bersama, dalam bentuk uang atau yang lainnya .
  • Melibatkan lebih dari satu pihak.
  • Adanya usaha untuk menutupi perbuatan korup dalam bentuk-bentuk  pengesahan hukum.
Sebenarnya korupsi tidak hanya dilakukan dalam skala yang besar,misalnya korupsi jabatan. Dalam kehidupan sehari-hari seseorang juga pernah melakukan korupsi,misalnya korupsi waktu,uang,dll. Berikut 3 macam korupsi mulai dari yang terendah sampai yang tertinggi,yaitu:
   1)  Korupsi waktu, merupakan korupsi dalam tingkat yang rendah. Akan tetapi, jika dilakukan terus-menerus akan mengakibatkan seseorang tersebut akan melakukan korupsi yang lebih besar lagi. Ciri-ciri dari korupsi waktu biasanya suka datang telat. Tindakan korupsi yang dilakukan misalnya seorang PNS harusnya datang pada pukul 8,tapi malah datang pukul 10. Ternyata setelah diamati, sebelum berangkat kerja seorang PNS tersebut malah pergi ke sebuah mall dan sengaja masuk terlambat.
   2) Korupsi Uang, merupakan korupsi dalam tingkat yang cukup tinggi. Ciri-ciri korupsi uang biasanya dilakukan dengan rahasia. Tindakan korupsi yang dilakukan,misalnya dalam sebuah desa ada seorang kepala desa yang mendapatkan bantuan dari pemerintah berupa uang untuk dibagikan kepada rakyat-rakyat miskin di desa itu. Akan tetapi,kepala desa tersebut malah mengambil sebagian uang tersebut lalu sisanya dibagikan kepada rakyat miskin. Dia mengatakan bahwa, Hanya inilah yang dikasih oleh pemerintah kita. Padahal,dia sudah mengkorupsi sebagian uang tersebut.
   3) Korupsi Jabatan, merupakan korupsi dalam tingkat yang paling tinggi. Ciri-ciri korupsi tersebut biasanya melibatkan berbagai pihak. Tindakan korupsi yang dilakukan misalnya dalam sebuah partai,mereka melakukan money politik agar calon presiden atau gubernur tersebut bisa menang dalam PILKADA. Mereka membagi-bagikan uang kepada rakyat-rakyat yang kurang mampu dengan tujuan agar mencoblos calon dari partai tersebut.
     Sekian artikel saya tentang Defisini dan ciri-ciri korupsi, semoga bermanfaat ^^

     Baca juga artikel lainnya tentang 
  

Apakah Sebenarnya Korupsi Itu?? | Fahri Wijaya | 4.5